Chelsea kembali lagi memperlihatkan perform yang turun-naik di Liga Inggris. The Blues sampai dipandang bukan calon juara Premier League.
Waktu jalani derby London menantang Arsenal, Chelsea menerima kekalahan 1-3. Dalam laga di Emirates Fase, Minggu (27/12/2020) pagi hari WIB, gawang yang dikawal oleh Edouard Mendy dijebol oleh Alexandre Lacazette, Granit Xhaka, dan Bukayo Saka.

Chelsea hanya dapat membalas sekali ke gawang Arsenal. Tammy Abraham sebagai pembuat gol untuk team London barat.

Untuk Chelsea, kekalahan ini memperjelas performa yang inkonsisten. Dalam lima laga paling akhir, Jorginho cs mencatat 3 kekalahan dan dua kemenangan Yowinjoker.

Chelsea juga sekarang terlontar ke urutan ke-7 klassemen Liga Inggris. Mereka kumpulkan 25 point.

Baca juga : Pochettino Ke arah PSG, Solskjaer Dapat Lebih Tenang di MU?

Bekas pemain belakang Liverpool, Mark Lawrenson, memberikan penilaian jika Chelsea belum lumayan kuat menjadi lawan The Reds dalam pemburuan gelar Liga Inggris.

Simak juga: Arsenal Beri Kekalahan Ke-3 Berturut-turut untuk Chelsea
“Saya tidak seutuhnya diyakinkan oleh Chelsea. Mereka ada pada pergerakan bagus sampai awalnya Desember, tetapi saya tidak memikir jika mereka cukup stabil menjadi kompetitor Liverpool untuk merampas titel juara,” kata Lawrenson di BBC.

“Empat besar itu jadi sasaran sesuai kenyataan untuk team bimbingan Lampard,” katanya menambah.

Chelsea akan menantang Aston Villa di kelanjutan Liga Inggris. Laga di Stamford Bridge itu kickoff diadakan, Selasa (29/12) jam 0.30 WIB. Mola TV yang menyiarkan langsung laga itu,

Baca juga : Geoffrey Kondogbia resmi jadi rekrutan baru Atletico Madrid